Hi...udah lama nih ga ngepost, soalnya modemku tiba2 mati, ga nyala sama sekali, jadi harus urus2 beli modem, sgala macem, dan juga aku sempet sakit. tp skrg udah bisa aktif lagi.
Hari ini pingin cerita apa yah, dua malem yg lalu aku abis makan di restoran called "Noodle World", restoran ini rameeeee bgttttttt, dateng jam brapa aja, hari apa aja, pasti byk yg makan, selalu penuh dan sebagian besar yg makan pasti orang asia, secara makanannya ini makanan asia, ada model vietnam, model thai, ada beberapa yg mirip makanan indonesia juga. aku lagi asik makan sama suami dan anakku, dan sambil minum boba ketawa2. lalu aku mulai memperhatikan sekitarku, dimana semua meja penuh dengan setiap karakter kelompok group yang berbeda-beda. lalu mulai aku perhatiin ada yg bahagia ketawa2, ada juga yang keluarga seperti aku, bahagia juga, tapi ada satu meja pas di seberang aku yang sangat menarik perhatian, isinya remaja 4 cowo dan 1 cewe, yang semuanya mukanya pada bete, terus maenin handphone masing2, sama sekali ga ada conversation satu katapun. ga tau mereka roomate, sahabat, tapi tak seperti sahabat yang sama sekali tidak berbicara satu katapun, kalau dibilang sodara, aneh juga secara muka mereka beda-beda. tapi kenapa asik dengan handphone masing-masing, tanpa berbicara 1 katapun. aneh memang. kalau sepasang cowo dan cewe saling diam, mungkin saja mereka lagi berantem, tapi kalau isinya remaja semua, dan 1 orangpun tidak ada yang berbicara, jadi ada rasa sedikit aneh hehe.
Lalu saya mulai berpikir, setiap manusia selalu memiliki hubungan kepada seseorang yang paling akrab, ada yang akrab banget sama keluarganya, ayah ibu, ada juga yang ga terlalu dekat sama keluarga, tapi deket bgt sama teman2nya, ada juga yang deketnya sama sepupu, ada juga yang cuman dekat sama hobby, ada juga, dan aku salah satunya, aku merasa paling comfortable yah sama suami dan anakku. sama keluarga aku juga deket, tapi aku merasa paling confident, bisa "gila", bisa mengekspresikan seluruh isi hati, kekecewaan, kekesalan, rencana masa depan, opini, dan rahasia hidup segala sesuatunya, semua kepada suami. suami juga merespon dengan menghargai pendapatku. tidak seperti di keluargaku, secara dimana aku anak paling bontot, jadi kadang pendapatku dianggap pendapat yang ga penting, seperti kebanyakan anak bontot. bersama suami aku merasa dianggap, dihargai, dan diberi kepercayaan diri, aku merasa bisa melakukan segala sesuatu yah karena suamiku yang selalu meyakinkanku that i can do everything. thanks to him. rasanya aku menemukan, dan lebih mengenal siapa diriku. ironis rasanya malahan terkadang keluarga sendiri yang merasa i cannot do anything, yang merasa i'm not smart enough, i'm not good enough.
Lalu aku sepertinya dan akhirnya memilih to stay close with this relationship, or this marriage which bring me so much happiness better than my own family. sorry maybe i'm too honest, but i dont want to be a fake person.
Siapapun itu yang paling akrab dengan dirimu, treat them well, love them to the maximum, supaya mereka juga merasa comfortable dekat kita. Aku pernah melihat ada beberapa kasus yang ga bisa disebutkan disini, dimana pasangannya sangat sayang sekali, sepertinya cinta mati dan berani berkorban, ini suami istri loh, tapi ternyata pasangannya sangat tidak menghargai, dan tidak pernah treat him well, sampai berpuluh2 tahun menjadi pasangannya, akhirnya tidak tahan dan meninggalkannya.
I learn from that case, when i feel comfortable with someone, when i know that person love me so much, bring so much happiness to me, make me a better person, i have to treat him well, and respect him also, so he will feel the same like what i feel.
Love and Respect your relationship, including the person. Support them, love them to the max.
Embun Pagi
No comments:
Post a Comment